RAGAM

Dekan Fakultas Vokasi Unhan Atambua Sosialisasi di DPRD Belu. “Lulusan Langsung Diserap dalam DUDI”

Brigjen TNI, Agus Winarna

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dekan Fakultas Vokasi Universitas Pertahanan (Unhan) Atambua, Brigjen TNI, Agus Winarna bersama pejabat terkait, melaksanakan sosialisasi keberadaan Fakultas Vokasi kepada DPRD Belu, Rabu (3/11/2021) lalu.

Pantauan media ini, sosialisi yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut, dipimpin Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr. didampingi Wakil Ketua I, Yohanes Jefri Nahak dan Wakil Ketua 2, Cyprianus Temu dan dihadiri anggota DPRD Belu.

Brigjen Agus Winarna kepada media usai mensosialisasi Fakultas Vokasi Unhan kepada wakil rakyat Belu mengemukakan, kehadiran pihaknya di Belu ini perlu disosialisasikan.

Selain mensosialisasikan kepada Pemprov NTT dan sejumlah Pemda, pihaknya juga perlu mensosialisasikan kepada DPRD Belu.
Pengenalan Fakultas Vokasi bilang jenderal bintang satu ini, mendapat respon positif dari DPRD Belu. Terbukti dihadiri semua pimpinan dan anggota DPRD. “Sosialisasikan kehadiran kami di Belu sangat penting, karena fakultas ini milik semua terutama di Kabupaten Belu,” tandasnya.

Masih menurut Brigjen Agus, dalam paparannya ia tidak saja menampilkan Fakultas Vokasi. Pihaknya juga menampilkan profil Unhan seluruhnya, mulai dari program doktoral, magister dan sarjana serta diploma. “Di Unhan bukan saja menciptakan kader yang berilmu, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme dan bela negara. Ini ciri khusus yang dikembangkan Unhan,” timpalnya.

Lebih jauh ditambahkan, untuk mensukseskan proses pendidikan vokasi di Belu, pihaknya sudah menandatangani MoU dengan Undana, Politeknik Negeri Kupang, Poltek KKP serta Universitas Timor (Unimor). Untuk MoU dengan Pemda Belu sedang dalam pembahasan.

Baca Juga :   Hanifah Tewas Terbakar di Umasukaer

Saat ini katanya, Fakultas Vokasi memiliki tujuh Program Studi (Prodi) dengan 175 kadet mahasiswa dari seluruh Indonesia. 70 persen diantaranya merupakan putra-putri terbaik NTT.

Menyoal apakah lulusan Fakultas Vokasi Unhan ini langsung ada ikatan dinas, ia mengatakan output Unhan tidak langsung ada ikatan dinas. Akan tetapi, pihaknya sedang membahas agar lulusan yang ada, bisa diterima di TNI bagi yang memenuhi syarat. “Juga diarahkan menjadi ASN, namun harus melalui proses seleksi bagi lulusan diploma maupun sarjana. Walau tidak ada ikatan dinas, mahasiswa dalam menerima beasiswa hingga tamat pendidikan,” imbuhnya.

Khusus untuk vokasi, pihakya juga telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga dengan nama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Setiap lulusan bukan saja memegang ijazah, namun ada sertifikasi, sehingga bisa langsung bisa diserap dalam dunia usaha dan industri yang telah ada.

Terpisah, Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr. mengapresiasi kehadiran Unhan di Belu. “Kita apresiasi kehadiran Unhan, karena turut meningkatkan SDM masyarakat Belu,” ungkapnya.

DPRD Belu sambungnya, akan mendukung keberadaan fakultas vokasi, yang menyiapkan lulusan siap kerja dibidang pertanian, perikanan dan kelautan. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top