TIMOR

Ini Alasan Dua Pejabat Dinonjobkan Bupati Belu

Johanes Andes Prihatin

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin angkat bicara terkait penonjoban lagi dua pejabat eselon dua, dilingkup Pemda Belu.

Sekda kepada media ini, Rabu (10/11/2021) malam membenarkan adanya penonjoban atas kedua pejabat, masing-masing Ferdinand Lau Bone dan Aloysius Fahik.

Disebutkan, penonaktifan kedua pejabat berdasarkan PP Nomor 94 Tahun 2021, dan kedua pejabat dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan.

“Jenis pelanggaran apa, tidak akan saya ungkapkan disini, keputusan diambil setelah semua proses dilaksanakan sesuai ketentuan,” bilang mantan Kadis Kominfo Belu itu.

Dilanjutkan, hukuman disiplin ini sifatnya tertutup, sehingga tidak elok disampaikan disini.
Yang perlu disampaikan bahwa kedua pejabat dikenakan hukuman disiplin berat sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 berupa pembebasan dari jabatan.

Ditanyai tentang penempatan kedua mantan pejabat itu, ia mengatakan besok baru akan diketahui penempatan kedua mantan pejabat, setelah serah terima jabatan. Saat ini sedang diproses.

Diberitakan sebelumnya, dua pejabat eselon 2 itu masing-masing, Kadispora, Ferdinand Lau Bone dan Kasat Pol PP, Aloysius Fahik dinonjobkan.

Mantan Kadis Pemuda dan Olahraga, Ferdinand Lau Bone yang dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Silahkan tanya alasan penonjoban kami ke Bupati dan Sekda Belu,” ungkapnya singkat.

Dengan dinonjobkan lagi dua pejabat eselon 2 ini, maka telah ada tujuh pejabat eselon 2 yang dinonaktifkan.
Sebelumnya telah dinonjobkan pejabat eselon 2 atas nama, Anton Suri, Marsel Mau Meta, Jossetiawan Manek, Alfredo Amaral dan Marius Loe. Lima mantan pejabat itu sedang melakukan gugatan di PTUN. (ferdy talok)

Baca Juga :   Rawambaku : Harusnya Pendidikan di Kabupaten Kupang Maju
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top