HUKUM & KRIMINAL

Resmi Dilaporkan ke BK DPRD dan Polres Belu, Agus Pinto Nyatakan Siap Diperiksa

Anggota DPRD NTT serahkan laporan ke BK DPRD Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Anggota DPRD Belu, Agustinho Pinto resmi dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD juga Polres Belu.
Laporan terhadap anggota Fraksi Gerindra itu, langsung dilakukan anggota DPRD NTT, Bernadinus Taek, anak kandung Fanus Atok, Jumat (20/1/2022).

Agustinho Pinto dilaporkan ke BK DPRD dan Polres Belu lantaran pernyataannya dalam grup anggota DPRD Belu, yang menuding adanya pungli dan tuduhan atas Fanus Atok dan Julio Docarmo sebagai pembunuh Joao Vincente 2016 silam.

Pantauan media ini, Anggota DPRD NTT, Bernadinus Taek yang karib disapa Nandy Atok bersama keluarga besar mendatangi gedung DPRD Belu, sekira pukul 11.00 Wita.
Kemudian Nandy Atok bersama perwakilan keluarga menyampaikan aduannya kepada Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Belu, Eduard Mauboy didampingi Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr. dan Wakil Ketua 2 DPRD Belu, Cyprianus Temu.

Sekira sejam menyampaikan aduan, Nandy Atok bersama keluarga langsung menuju ke Polres Belu, untuk menyampaikan laporan tertulis ke Satuan Reskrim.

Di Polres, Nandy Atok bersama keluarga langsung menyerahkan aduan tertulis ke Unit Tipidum, Satuan Reskrim, untuk dikaji lebih lanjut, sebelum melakukan laporan polisi.

Nandy Atok yang ditemui media di Mako Polres Belu mengemukakan, pihaknya telah mengadukan saudara Agustinho Pinto ke BK DPRD dan Polres Belu. Dalam pengaduan, pihaknya meminta BK melakukan sejumlah hal, pertama, Saudara Agustinho Pinto dari BK. Kedua, meminta agar yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf selama tujuh hari dan terakhir dia PAW dari anggota jika tidak membuktikan tuduhan yang ada.

Baca Juga :   PPK Dinkes Malaka Diperiksa Jaksa Selama Enam Jam

Sementara untuk laporan di Polres politisi PAN itu, pihaknya sudah mengajukan laporan tertulis. Penyidi Polres akan mempelajari dan sekira Senin sudah ada hasilnya dan pihaknya langsung membuat laporan polisi.
Ia berharap, Polres Belu segera memproses laporan yang ada, demi keadilan bagi pihaknya.

Ditanyai apakah akan ada mediasi nanti, dengan dia mengatakan pihaknya tidak akan membuka pintu maaf dan akan terus menempuh langkah yang telah diambil. “Kami tidak akan berdamai, proses hukum ini akan diteruskan,” tutupnya.

Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sujud Alim Sulamlam membenarkan adanya pengaduan dari anggota DPRD NTT, Benadinus Taek. “Aduan yang telah dilaporkan, kita pulbaket dulu,” bilangnya singkat.

Sementara itu, anggota DPRD Belu, Agustinho Pinto yang dikonfirmasi terkait laporan tersebut mmengatakan dirinya siap untuk memberi keterangan jika dipanggil oleh BK dan Polres Belu. “Saya siap beri keterangan dan memberikan bukti jika nantinya dipanggil penyidik,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, ini isi chat WA Grup DPRD Belu yang dikirim Agus Pinto tertanggal 13 Januari 2022 dan berekses hukum: Mat malam, jangan takut Tuhan itu maha adil, mulai bula jalan untuk kita. Ternyata yang melakukan pemungutan yang ada di TTU itu orang-orangnya Fanus Atok. Dan baru-baru ini, pungutan di haekesak juga mereka. Dalam waktu dekat kita akan buka posko di Kabupaten Belu, Malaka dan TTU, mendata para pejuang yang menjadi korban baik itu pejuang kita maupun keluarga lokal yang menjadi korban. Mereka tunggu saja. Jangan takut, kita akan buka kembali masalah kematian pak Joao Vicente, pembunuhnya adalah Fanus Atok dan Julio Docarmo, supaya pembesar dia, Jacky Ully tau hhhhh. (ferdy talok)

Baca Juga :   Patrisius Asa Siap Penuhi Panggilan Penyidik Polres Belu
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top