EKONOMI

Bupati Malaka-PT. Santan Borneo Abadi Berangkatkan 38 AKAD

Para AKAD pose bersama Bupati Malaka.

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka Dr.Simon Nahak, SH.,MH, melepas Tenaga Kerja antar daerah (AKAD) gelombang kedua yang direkrut PT. Santan Borneo Abadi melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka. AKAD yang ada dikontrak selama satu tahun tujuan untuk bekerja sebagai petani menanam pohon akasia di Kutai timur Kalimantan Timur (Kaltim).

Gelombang kedua ini, dilepas sebanyak 38 orang AKAD, dengan rincian laki-laki 28 orang dan perempuan 10 orang.
Sedangkan gelombang pertama
sudah diberangkatkan bulan lalu yaitu pada hari Sabtu 23 April 2022, sebanyak 45 orang terdiri dari 15 orang perempuan dan 30 laki laki. Pelepasan dilaksanakan di Kediaman Bupati Malaka, Sabtu (14/5/2022).

Bupati Malaka Dr.Simon Nahak,SH.,MH, dalam arahannya mengatakan calon yang berniat bekerja harus militan jangan cengeng dan serius benar-benar bekerja. Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi. “Saat pulang dari merantau di tanah orang sudah bawa bekal modal dikemudian hari. Contoh hasilnya bisa dibuat modal usaha setelah punya modal sendiri, maka adik-adik sudah bisa membuka lapangan pekerjaan untuk diri sendiri dan keluarga,” ujar bupati Simon Nahak.

Simon Nahak melnajutkan, adik-adik bekerja diluar daerah selain mendapatkan penghasilan juga bisa menimba pengalaman yang berguna dan diterapkan di desa masing-masing. “Saya saya punya pengalaman dan sudah mengalami yang namanya hidup dirantauan,” tuturnya.

Bupati Simon Nahak, meminta kepada Siprianus J.H Guteres selaku koordinator dari perusahaan supaya memperhatikan anak-anak Malaka yang akan bekerja di Kalimantan.
“Pak Sipri tolong perhatikan anak-anak saya, perhatikan makan minum dan jangan lupa perhatikan Kesehatannya berikan mereka BJS Kesehatan supaya mereka tetap sehat dalam bekerja dan kembali juga harus sehat,” pinta Simon Nahak.

Baca Juga :   Bulog: Kreasi Tiada Henti

Sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu melalui Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Maria Seravina Luruk Seran dalam laporannya menyampaikan, dasar hukum yang pertama, undang undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan kedua UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dan yang ketiga peraturan pemerintah. nomor 33 tahun 2013 tentang perluasan kesempatan kerja.paparnya

Lanjut Maria Luruk, dalam rangka memperluas kesempatan kerja Dinas Nakertrans Kabupaten Malaka melalui programnya menempatkan tenaga kerja antar daerah ke beberapa propinsi diantaranya Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Kalimantan Timur. “Hari ini kita melepaskan Calon tenaga kerja ke Kalimantan Timur gelombang kedua. Semua biaya ditanggung oleh PT. Santan Borneo Abadi dari Malaka sampai ketempat tujuan,” sebutnya.

Sesuai Kuota yang diterbitkan oleh Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Kabupaten Malaka mendapatkan kuota penempatan sebanyak 200 orang. “Kita sudah penuhi sebanyak 86 orang. Jadi kewajiban kita masih bakal memberangkatkan lagi sebanyak 124 orang yang akan bekerja di Kalimantan Timur,” tutupnya.

Siprianus J.H Guteres selaku koordinator sekaligus utusan perekrutan tenaga kerja
PT. Santa Borneo Abadi minta kepada calon pekerja bisa menyesuaikan diri dan siap mental di tempat kerjanya, karena semua perusahaan memperlakukan pekerja dengan sama. “Nanti tinggalnya ditenda terpal. Terkait penerangan disiapkan perusahaan. Yang tinggal di tenda terpal bukan hanya pekerja saja namun termasuk manejer, karena Perusahaan kami masih baru,” tandasnya.

Baca Juga :   Pancasila Merupakan Panduan Filosofis Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Para Akad dipekerjakan di Kutai Timur, untuk menanam bibit pohon akasia berbagai jenis. Nantinya mereka ini akan dikontrak perusahaan selama satu tahun dan upah yang dijanjikan adalah upah minimum disana yaitu sebesar Rp 3,1 juta,” jelas sipri. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top