HUKUM & KRIMINAL

Polres Belu Tahan Lima Tersangka Dugaan Korupsi Program Sanitasi Tahun 2017. Ini Nama Para Tersangka

ATAMBUA, Kilastimor.com-Penyidikan dugaan korupsi program sanitasi lingkungan pada Dinas PUPR Belu tahun anggaran 2017 memasuki babak baru.
Selasa (17/5/2022), Polres Belu menahan lima tersangka yang diduga terlibat korupsi pembangunan sanitasi lingkungan.

Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sujud Alim Yulamlam dalam jumpa pers, Selasa (17/5/2022) di press room mengatakan, pihaknya telah menahan lima tersangka kasus dugaan korupsi program sanitasi. Hal ini dilakukan menyusul berkas perkara dinyatakan lengkap oleh Kejari Belu pada 4 April 2022 lalu.

Dikatakan, para tersangka yang ditahan yakni Ronaldus Yustino Bone S.ST, Gustarius G.R.N. Parera, Thomas Tse, Fransiskus X. Padak dan Siprianus Atok.

Proyek pengadaan sanitasi tahun 20217 senilai Rp 4.148.250.000, yang bersumber dari DAK.
Total kerugian yang ditemukan sebesar Rp 621.447.069 dan dikembalikan Rp 330.810.050. Tersisa Rp 290.637.019.

Lima tersangka katanya dijerat dengan UU Tipikor dengan ancaman hukuman 3-15 tahun penjara. “Saat ini lima tersangka sudah kami tahan di Rutan Polres Belu,” imbuhnya.

Menyoal kapan akan dilimpahkan ke Kejari Belu, Yulamlam mengatakan pihaknya akan melimpahkan tersangka dan barang bukti pada pekan depan. (ferdy talok)

Baca Juga :   Pembunuh Sensiana Mea Diancam 15 Tahun Penjara
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top