TIMOR

Aksi Damai Teko Belu By Design? Ini Penjelasan Koordinator Aksi

DPRD Belu dengarkan pembacaan aspirasi teko.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sekira ratusan Tenaga Kontrak (Teko) aktif Kabupaten Belu yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Perubahan, melakukan aksi damai di DPRD Belu, Rabu (22/6/2022).

Kedatangan para teko itu untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait teko. Para teko itu mengaku mendapat izin dari pimpinan OPD untuk melakukan akdi damai.

Pantauan media ini, 20 orang yang masuk menemui sejumlah anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka dihadapan Ketua DPRD, Jeremias Manek Seram Jr., Wakil Ketua DPRD 1, Yohanes Jefri Nahak, Wakil Ketua 2, Cyprianus Temu dan sejumlah anggota. Sementara sekira ratusan teko berada diluar gedung DPRD Belu.

Pertemuan hanya berlangsung sekira 20 menit, dimana forum hanya membacakan aspirasinya tanpa ada dialog dan para teko langsung membubarkan diri.

Adapun aspirasi yang disampaikan yakni:
1. Kami menyampaikan aspirasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah Kabupaten Belu yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menjadi tenaga kontrak daerah dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Belu.
2. Kami menyampaikan aspirasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada DPRD Belu yang terhormat atas keiklasan mendukung keputusan dan kebijakan pemerintah Kabupaten Belu untuk tetap berjalan baik aman dan lancar dalam suasana yang kondusif.
3. Kami Meminta kepada Lembaga DPRD Belu yang terhormat dan pemerintah Kabupaten Belu untuk tetap menjaga hubungan kemitraan dan harmonisasi agar pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan kepada masyarakat Kabupaten Belu tetap berjalan baik, aman dan lancar dalam suasana yang kondusif.
4. Kami 1.616 orang tenaga kontrak daerah kabupaten belu mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pekerjaan.
5. Kami semua tidak mengenal lagi sahabat atau sehati. kami semua adalah warga belu yang ingin bekerja untuk mendukung kepemimpinan pemerintah Kabupaten Belu saat ini.

Baca Juga :   SKB Tes CPNS Belu Dimulai, Satu Peserta Ikut SKB dari Banjarmasin

6. Kami meminta dengan kerendahan hati, agar hentikan polemik tentang Tekoda. Hargailah kebijakan pemerintah daerah, karena bapak, ibu anggota dewan yang terhormat adalah representasi seluruh masyarakat kabupaten belu, bukan saja 116 orang mantan tekoda yang tidak diakomodir lagi.
7. Kami memohon kepada bapak, ibu anggota dewan yang terhormat untuk tidak menjadikan Tekoda sebagai komoditi politik.

Koordinator Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Perubahan Rai Belu, James Amalo, ketika diwawancarai usai bertemu pihak DPRD Belu mengatakan, aksi damai yang dilakukan pihaknya sudah mendapat izin dari setiap pimpinan OPD untuk hadir menyampaikan aspirasi ke DPRD Belu.

Menjawab soal apakah kehadiran mereka di DPRD Belu by design? James Amalo kembali mengatakan bahwa kehadiran mereka murni dan tidak ada by design.
“Kita hari ini datang untuk menyampaikan aspirasi dan sudah kita bacakan di DPRD Belu. Kita hadir disini sudah mendapat izin dari Pimpinan masing-masing dan tidak ada yang mengiringi atau mendesain kehadiran kami di DPRD Belu,” ujar James Amalo, Rabu (22/6/2022).

Sebelum Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Perubahan Rai Belu mendatangi gedung DPRD Belu, hampir setiap akun grup media sosial Facebook dan WA grup, beredar percakapan berisi perintah kepada seluruh Teko Belu aktif pada dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Belu untuk hadir menyampaikan aspirasi di DPRD Belu.
Chat WA grup bersifat perintah dari kasubag Kepegawaian pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Alfonsius Bere.

Baca Juga :   Ini Petunjuk Praktis Uskup Atambua Jelang Perayaan Paskah bagi Imam dan Umat

Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu, Alfonsius Bere yang dikonfirmasi membenarkan adanya pesan lisan kepada teko Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu. “Hanya saja, saya tidak buat pesan lewat grup WA,” ungkapnya.

Ia mengaku bahwa pesan agar para teko dinas ikut ke DPRD atas perintah atasannya. “Tapi saya tidak bisa sebut dan jelaskan siapa yang perintah,” tutupnya. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top