TIMOR

Mutasi Kabag Pengadaan Barang Jasa Karena Tender Proyek Jalan? Ini Kata Bupati Belu

Taolin Agustinus

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Taolin Agustinus telah melakukan mutasi empat pejabat eselon tiga dilingkup Pemda Belu, Jumat (3/6/2022) kemarin.

empat pejabat yang dilantik antara lain, Geral Tomas Mau, S.Sos. Jabatan lama Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Camat Raihat.
Simplesius V. Dalung, ST. Jabatan baru sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa pada Sekretariat Kabupaten Belu. Sebelumnya memegang jabatan sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Setda Kabupaten Belu.
Maksimus Pires, ST. Jabatan baru, Sekretaris pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu dan jabatan lama sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa pada Setda Belu.
Vinsensius I. Moruk, ST. Jabatan lama Sekretaris pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu dan Jabatan baru sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Belu.

Terkait mutasi itu, yang paling disorot dan menjadi perhatian adalah mutasi Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Belu, dari Maksimus Pires kepada Simplesius I. Dalung.

Mutasi tersebut melahirkan banyak rumor ditengah masyarakat bahwa mutasi tersebut diduga gegara tender proyek pembangunan jalan yang telah ada pemenangnya dan diluar ekspektasi pimpinan.

Menurut informasi yang dihimpun, ada tiga proyek pembangunan jalan dengan nilai kontrak sekira Rp 20 miliar itu, diduga tidak berhasil diamankan Kabag lama, Maksimus Pires. Alhasil, Maksimus Pires harus diganti dengan pejabat baru, Simplesius V. Dalung.

Baca Juga :   Satu Warga Malaka Positif Corona. SBS: Penderita Jalani Isolasi Mandiri

Terkait informasi itu, media ini menelusuri LPSE Kabupaten Belu. Ternyata benar adanya. Dimana ada belanja modal pembangunan jalan Labur-Uarau dengan nilai kontrak Rp 6,1 miliar dan dalam tahap penandatangan kontrak. Tender itu dimenangkan oleh CV. Fiorella yang beralamat di Atambua.

Kemudian ada proyek belanja modal peningkatan kapasitas struktur jalan Motaoe-Dafala dengan pagu anggaran Rp 9,5 miliar, yang dimenangkan oleh CV. Claudia yang beralamat di Tanah Merah, Atambua.

Selanjutnya, ada juga proyek belanja modal peningkatan kapasitas struktur jalan Wedomu-Nualain dengan pagu anggaran Rp 5 miliar, yang tendernya dimenangkan CV. Blacorji Atambua.

Berkenaan dengan rumor yang berkembang, media ini mengkonfirmasikan ke Bupati Belu, Taolin Agustinus, Sabtu (4/6/2022).

Melalui pesan WhatsApp, Bupati Belu membantah rumor bahwa mutasi Kabag Pengadaan barang dan jasa dikarenakan tender tiga proyek jalan tahun ini. “Tidak benar,” tegasnya.

Mutasi paparnya, sesuai evaluasi kinerja dan Kebutuhan serta penyegaran. Tidak ada mutasi karena tender proyek. “Masa kita mutasi orang karena tender. Bupati bukan pemborong,” tuntasnya. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top