POLITIK

Mantap Memilih Jalur Independen di Pilkada Belu, Roman Tepis Isu Paket Boneka

Peket Roman beri keterangan pers, Selasa (26/3/2024)

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati Belu, Hironimus Mau Luma S.Pd.MM dan Theodorus Frederikus Seran Tefa, SM sebagai Balon Cawabup bakal meramaikan kontestasi Pilkada Belu 27 November 2024.

Keduanya memilih jalur perseorangan atau independen dan kini tengah berjibaku mengumpulkan dukungan dengan KTP.

Pasangan dengan ROMAN yang merupakan singkatan dari Roni-Manek, Selasa (26/3/2024) menggelar jumpa pers dengan awak media.

Balon Bupati Belu yang kerap disapa Roni Mau Luma itu dalam penjelasannya menyampaikan, pihaknya maju melalui jalur perseorangan bukan swcara tiba-tiba. Pihaknya sebelumnya telah melakukan berbagai tahapan seperti konsultasi dengan keluarga, memperoleh dukungan masyarakat, sehingga mulai mengumpulkan persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan KPU.

“Saya dan Pak Theo, merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi di Kabupaten Belu. Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif tanpa hanya mengandalkan materi,” ungkap Roni.

Dia menegaskan bahwa pengalaman birokrat selama 17 tahun memberikan wawasan yang luas tentang kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Belu.

“Kami berkomitmen untuk memimpin berdasarkan prinsip kebutuhan rakyat, bukan keinginan pribadi atau kelompok tertentu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hironimus menekankan pentingnya persatuan dalam politik. Dia meminta agar masyarakat tidak terjebak dalam politik identitas yang dapat merusak stabilitas politik.

“Kami berdua tidak membangun permusuhan dengan siapapun. Kami terbuka terhadap dukungan dari berbagai pihak, termasuk partai politik. Namun, jalur independen menjadi pilihan utama kami karena kami percaya pada prinsip-prinsip kami,” tambahnya.

Baca Juga :   Satu Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua

Hironimus juga menyatakan bahwa mereka tidak hanya bergantung pada uang dalam kontes politik. Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat melalui KTP adalah dukungan “emas”.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai seorang ASN, ia akan tetap netral dan menghormati regulasi terkait partisipasi politik dan siap berhenti dari jabatannya demi kepatuhan pada aturan.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top