Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku Pr sedang memberi rekoleksi kepada ASN Pemda Belu, di Katedral Atambua, Jumat (6/3/2026).
ATAMBUA, Kilastimor.com-Umat Katolik seduni tengah dalam masa Prapaskah, tak terkecuali Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu yang beragama Katolik.
Dalam masa Prapaskah ini, ASN Pemda Belu mengikuti Rekoleksi Kategorial Masa Prapaskah Tahun 2026 dengan tema “Ebed Yahweh Hamba Penderita, Cahaya Harapan Bangsa-Bangsa”.
Kegiatan pembinaan rohani tersebut ini dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, di Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua, Jumat (6/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Uskup Dominikus Saku menyampaikan rekoleksi sebagai bagian dari aksi pembangunan rohani tahun 2026 yang diharapkan dapat memperkuat nilai iman, pertobatan, dan pembaharuan hidup bagi para peserta.
Ia menjelaskan, kegiatan rekoleksi dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diikuti oleh para petugas pastoral dari dekenat dan paroki-paroki se-Dekenat Belu Utara, yang juga mencakup wilayah Kabupaten Belu. Sementara pada hari kedua diikuti oleh ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu, baik dari unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
“Tema yang kita renungkan adalah Ebed Yahweh, Hamba Penderita, Cahaya Harapan Bangsa-Bangsa. Melalui perenungan ini kita berharap nilai-nilai rohani, nilai tobat, dan pembaharuan hidup semakin meresap dalam batin umat beriman,” ungkap Uskup Dominikus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu, yang telah mengorganisir serta mengoordinasikan kehadiran para ASN dalam kegiatan rekoleksi tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu yang telah mengoordinasikan kehadiran ASN. Kehadiran yang cukup banyak memenuhi sebagian besar Gereja Katedral ini sangat menggembirakan,” ujarnya.
Uskup Dominikus berharap melalui kegiatan rekoleksi ini, para ASN semakin menghayati nilai iman, harapan, dan kasih dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga pemerintah Kabupaten Belu semakin memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang juga adalah umat Keuskupan Atambua, dan semoga pekerjaan pemerintah semakin lancar dalam berbagai tugas,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang turut hadir serta mengikuti pembinaan rohani sebagai bagian dari penguatan iman dalam menjalankan tugas pelayanan.
Kegiatan rekoleksi kemudian dilanjutkan dengan dialog pastoral bersama para peserta, sebagai ruang refleksi dan pendalaman nilai-nilai rohani selama masa Prapaskah.
Uskup Dominikus menutup kegiatan dengan mengajak seluruh umat untuk menjalani masa Prapaskah dengan semangat pertobatan, doa, dan karya kasih sebagai persiapan menyambut Paskah 2026.
“Selamat menjalani masa Prapaskah 2026. Semoga semangat doa, tobat, dan derma semakin kita hayati demi pelayanan Gereja dan masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deken Belu Utara, para Staf Ahli Bupati Belu, para Asisten Setda Belu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, para pimpinan OPD, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu. (*)







