Anggota DPRD Belu, Sergio Natalino Kansi Putra, SH pose bersama masyarakat usai melakukan reses.
ATAMBUA, Kilastimor.com-Sergio Natalino Kansi Putra, SH, Anggota DPRD Belu dari Partai Hanura yang tergabung dalam Fraksi PDI Perjuangan, melakukan reses bersama masayarakat disejumlah titik. Diantaranya di Desa Bakustulama, Desa Naekasa dan Desa Derok Faturene.
Sergio dalam keterangan persnya kepada media ini, Jumat (13/3/2026) mengemukakan, reses bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai apa itu kegiatan reses dan pentingnya menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan masa dimana anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan untuk bertemu masyarakat, mendengar keluhan, serta menampung berbagai kebutuhan yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
Dari hasil pertemuan dengan masyarakat tersebut, terdapat berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat antara lain, Kekurangan air bersih, terutama pada musim kemarau, kebutuhan alat pertanian, seperti hand traktor dan mesin perontok padi, kebutuhan bibit hortikultura, seperti bibit jagung, padi, tomat dan lombok.
Selanjutnya, ada aspirasi pembangunan dan perbaikan jaringan perpipaan air bersih, masih banyak rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian dari pemerintah.

Dalam serapan aspirasi tersebut lanjutnya, masih banyak warga kurang mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten. “Ini aspirasi yang kami gali langsung dari masyarakat. Masih banyak warga tidak mampu di tiga desa yang saya kunjungi tidak dapat bantuan dari pemerintah. Ini akan kita angkat dalam sidang dengan oemerintah nanti,” ungkapnya.
Selain itu terangnya, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan pembangunan di desa.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut telah saya catat dan akan saya perjuangkan untuk dibahas dalam forum DPRD, agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan program pembangunan ke depan,” tuturnya. (*)







