Bupati John Letto Berpulang, Ini Jejak Karyanya di Kabupaten Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu periode 1983-1988, Drs. Johanes Stefanus Letto yang karib disapa John Letto telah  berpulang ke haribaan, Kamis (2/4/2024).

Sosok sederhana dan pendiam itu perpulang setelah berjuang melawan sakitnya di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD, Atambua, Kabupaten Belu, NTT.

Untuk diketahui, Bupati John Letto lahir di Atambua, 16 Mei 1944, ia dikenal sebagai birokrat tulen yang populer dengan program revolusi pertanian “Operasi Lorosae I dan II” di Kabupaten Belu.

Selain itu, John Letto merupakan bupati yang merancang pemindahan kantor bupati saat ini dari kantor bupati lama di simpang lima.

adapun catatan pendidikan dan karir almarhum antara lain, Lulusan APDN Kupang 1968. Setelah lulus, ia bertugas di Irian Barat (PEPERA 1969) dan Dili (PPSTT 1976).

Setelah itu, ia pernah menduduki jabatan Sekretaris Kota Administratif Kupang sebelum menjabat Bupati Belu dan memimpin kabupaten perbatasan ini selama lima tahun atau satu periode.

Ferdinand Hale Kin, ST yang merupakan keponakan Bupati John Letto kepada media ini, Kamis (2/4/2026) menjelaskan, John Letto meninggal di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua, karena sakit.

Almarhum bilangnya, sesuai rencana akan dimakamkan pada hari Minggu (5/4/2026). “Sesuai rencana Bupati John Letto dimakamkan di kediaman beliau di Tatakiren pada hari Minggu nanti secara kedinasan,” pungkas Plt. Kadis PUPR Belu itu. (*)

Editor: Ferdy Talok