Mendagri, Muhammad Tito Karnavian bersama ibu ketika melihat stand tenun, Jumat (26/6/2026).
ATAMBUA, Kilastimor.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Istrinya yang juga Ketua TP PKK Pusat, juga Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena menyaksikan Exotic Tenun berupa Parade dan Fashion Show Tenun di pelataran, Lapangan Umum Atambua, Jumat (26/62026).
Pantauan media ini, hadir mendampingi, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Ketua TP PKK, Lidwina Ng. Lay, Wabup Belu, Vicente Hornai Gonsalved, Ketua DPRD Belu, Theodorus Manhitu Djuang serta, perwakilan pemerintah Timor Leste.
Parade dan fashion show merupakan rangkaian Festival Fulan Fehan, yang puncaknya akan digelar Sabtu (27/6/2026) di Fulan Fehan.
Masih menurut pantauan media ini, parade dan fashion show yang digelar diikuti sekira 200 peserta, yang mengenakan kostum tenun dengan berbagai mode dan disain. Kostum bernuansa tenun asli Belu itu menarik perhatian ribuan penonton yang memadati alun-alun Kota Atambua itu.
Usai parade, Mendagri bersama Ibu meninjau puluhan stand tenun, untuk melihat berbagai hasil karya tenun, baik kain tenun itu sendiri, maupun pakaian tenun.
Terlihat, Mendagri membeli sebuah jas tenun serta memborong belasan baju tenun untuk para ajudannya.

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian kepada media mengapresiasi Exotic Tenun yang digelar Pemda Belu. “Saya datang kesini atas undang Gubernur NTT dan Bupati Belu,” katanya.
Dirinya respek karena ada multi manfaat. Tidak semua daerah maupun negara punya tenun seperti ini. Ini bentuk mempertahankan budaya. Kreatifitas juga berjalan oleh para desainer. Ini juga bentuk aktualisasi diri para seniman dan sekolah.
“Tadi anak-anak dalam fashion show begitu confidence. Ini bentuk kepercayaan diri dengan perkembangan desain,” mantan Kapolri itu.
Kedepan tentu perlu danjutkan dan dibuat lebih baik dan menarik, guna mempertahankan budaya tenun di Kabupaten Belu.
Sabtu besok, dirinya akan ikut dan Festival Fulan Fehan. Semoga Fulan Fehan kian mendunia. (*)







