ATAMBUA, Kilastimor.com-Lomba Gerak Jalan 45 Kilo Meter kembali terselenggara. Lomba ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lomba dengan rute perjalanan yang begitu panjang dimulai dari Boe, Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur dan finish di depan Plaza Perizinan Atambua.
Lomba gerak jalan itu begitu ramai, karena masing-masing tim diiringi pendukung dan musik yang menggema. Tidak saja itu, suasana kian meriah diwarnai lighting atau lapu disco yang bervariasi.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, bersama Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves juga Forkopimda terpantau melepas 43 tim dengan total pesera 578 orang, Rabu (11/8/2026) malam.
Bupati dalam sambutannya mengemulakan Gerak Jalan 45 kilometer ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menghadirkan semangat perjuangan, kebersamaan, sportivitas dan nasionalisme masyarakat Kabupaten Belu dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari titik start di Desa Bauho, para peserta menempuh perjalanan panjang menuju garis finis dengan semangat pantang menyerah, membawa pesan bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
Bupati Belu mengapresiasi seluruh peserta yang ambil bagian serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. “Gerak jalan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Belu. 45 Kilometer bukan sekadar jarak, tetapi simbol semangat perjuangan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara, mari kita gelorakan semangat kemerdekaan dari tapal batas NKRI,” ujarnya.
Bupati Belu juga mengutarakan bahwa tahun depan direncanakan peserta Gerak Jalan 45 Km akan kita lepas dari garis start jam 4 atau 5 sore sehingga seluruh masyarakat dapat menonton.
“Saya ingin kemeriahan semarak kemerdekaan ini dirasakan oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Willy Lay sapaan karib Bupati Belu menyampaikan, setelah 17 Agustus nanti Pemkab Belu kembali akan membuka pendaftaran gelombang kedua peluang untuk bekerja di Jepang.
“Setelah 17 Agustus ini kita akan buka lagi pendaftaran dan seleksi dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA/SMK, jika tertarik silahkan menyiapkan diri secara baik terutama bahasa Inggris,” ungkap Bupati Belu.
Sesuai pantauan media ini, peserta lomba gerak jalan finish di Depan Plaza Perizinan sekira pukul 07:00 Wita. (*)







