POLITIK

Partai Demokrat Mulai Proses PAW Anggota DPRD Belu. KPU: Kita Tunggu Usulan Pimpinan DPRD

Willybrodus Lay

ATAMBUA, Kilastimor.com-Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Belu dari Partai Demokrat mulai berjalan.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Belu, Willybrodus Lay yang dikonfirmasi media ini, Senin (11/5/2020) mengatakan, meninggalnya anggota DPRD Belu, Mauk Martinus mengharus partai melakukan PAW.

Untuk PAW anggota DPRD Belu dari Partai Demokrat katanya, pihaknya sudah bersurat ke DPD Demokrat NTT, untuk mendapat petunjuk lebih lanjut.
Jika telah ada petunjuk DPD Demokrat NTT, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan mengusulkan ke DPRD Belu.

Dalam pengusulan PAW urai dia,
partai akan bersurat ke DPRD Belu, dengan melampirkan akta kematian Mauk Martinus maupun sejumlah dokumen lain.

Atas usulan itu imbuhnya, DPRD akan melanjutkan ke KPU sebagai penyelenggara Pemilu untuk memprosesnya.

Kemudian tambahnya, diajukan ke Pemprov NTT, untuk diterbitkan Surat Keputusan Gubernur NTT tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Belu antar waktu.

Sementara itu, Komisioner KPU Belu, Joni Arianto Neolaka yang dikonfirmasi, Selasa (12/5/2020) mengemukakan, sebagaimana diatur dalam PKPU, untuk proses PAW anggota DPRD, pihaknya menunggu usulan dari pimpinan DPRD.
“Untuk PAW anggota DPRD Belu dari Partai Demokrat, kita siap proses kalau sudah ada usulan dari pimpinan DPRD Belu. Jadi kita tunggu saja,” papar Ketua Divisi Teknis itu.

Jika telah diusulkan terang dia, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap para calon dari Dapil Belu IV dengan waktu kerja lima hari.
Hasil verifikasi papar dia, akan dikembalikan kepada Pimpinan DPRD, yang didalamnya tercantum nama calon yang memenuhi syarat untuk diusulkan sebagai anggota DPRD antar waktu.

Baca Juga :   Dibawah Rintik Hujan, Ampera Seke Selan dan Yan Tanaem Daftar ke KPU TTS

Menyoal caleg mana yang bakal diusulkan, dia mengatakan sesuai hasil pleno KPU Belu 2019 lalu, yang pasti Kristo Rin Duka sebagai caleg dengan perolehan suara urutan dua setelah almarhum Mauk Martinus. Hanya saja, pihaknya masih akan melakukan verifikasi, sekalipun yang bersangkutan berada pada urutan dua perolehan suara. “Verfikasi dilakukan untuk memastikan calon itu masih memenuhi syarat untuk menjadi anggota DPRD Belu,” ungkapnya.

Masih menurutnya, bila dalam perjalanan pengurusan PAW, ada sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN) maka pihaknya menunggu hingga ada putusan. Sebaliknya bila tidak ada sengketa, dipastikan akan berjalan lancar dan KPU Belu siap memprosesnya. (ferdy talok)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top