SERAHKAN : Bupati Belu, Willybrodus Lay serahkan dokumen KUA PPAS kepada Ketua DPRD Belu, Theodorus Manhitu Djuang, Selasa (14/7/2026).
ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Willybrodus Lay resmi menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2027 kepada Ketua DPRD Belu, Theodorus Manhitu Djuang bersama Wakil Ketua 2 DPRD, Tony Jaga Kota dengan dihadiri anggota DPRD Belu.
Penyerahan KUA PPAS itu berlangsung dalam sidang paripurna di ruang sidang utama DPRD Belu, Selasa (14/7/2026).
Sesuai data KUA PPAS 2027 yang diperoleh, Pemda Belu mengajukan Pendapatan sekira Rp 824.597.507.892. Adapun sumber pendapatan antara lain, PAD, pendapatan Transfer dan lain-lain pendapatan yang sah. Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipatok sebesar Rp 111.345.537.209.
Terkait pendapatan transfer meliputi transfer pusat dan transfer antar daerah. Jumlah pendapatan transfer sebesar Rp 702.188.894.683. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah sejumlah Rp 11.063.076.000.
Sementara itu, proyeksi belanja Pemda Belu pada tahun anggaran 2027 mencapai Rp 878.715.942.950 atau bertambah Rp 25.000.000.000 dari tahun anggaran 2026.
Adapun pos-pos belanja yang dipatok antara lain, belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer.
Untuk belanja operasi diperkirakan sebesar Rp 745.678.765.192 atau bertambah Rp 27.984.243.954 dari tahun 2026. Belanja modal sejumlah Rp 25.306.275.655. Belanja Tak Terduga Rp 3.084.868.078. Untuk belanja transfer sebanyak Rp 104.646.034.026.
Melihat total belanja dengan pendapatan yang ada, maka diproyeksikan adanya defisit anggaran mencapai Rp 54.118.435.058 atau bertambah Rp 25.000.000.000 dari tahun anggaran 2026 ini.
Willy Lay sapaan karib Bupati Belu kepada media usai menyerahkan KUA-PPAS Tahun 2027 mengemukakan, pihaknya telah menyerahkan KUA-PPAS 2027 kepada DPRD Belu.
Selanjutnya kata Bupati Belu dua periode itu, pihaknya akan membahas bersama DPRD untuk menjadi keputusan bersama. “Melalui KUA PPAS ini kita ingin membahas bersama, menerima pendapat dan kritik dari DPRD. Semua akan kami tampung, untuk kemudian menjadi keputusan bersama,” ujarnya.
Ia berharap, KUA PPAS yang ada bisa mengakomodir semua program untuk kepentingan masyarakat. “Semoga semua kepentingan masyarakat terakomodir,” tutupnya.
Terpisah, Ketua DPRD Belu, Theodorus Manhitu Djuang mengapresiasi Pemda Belu yang telah menyerahkan KUA-PPAS. Selanjutnya, DPRD dan Pemda Belu akan membahas KUA-PPAS 2027 yang ada hingga ditetapkan menjadi KUA-PPA 2027.
Ia berharap, dengan diserahkan KUA-PPAS ini, akan dilihat program-program prioritas pembangunan yang harus didukung oleh DPRD Belu. “Kita apresiasi penyerahan ini. Tentu kita bersama pemda utamakan kepentingan masyarakat,” tutupnya. (*)







