Pemda Belu Susun Rencana Penanganan Sampah 20 Tahun

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Belu menyusun Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) 2026–2046.

RIPS dibuat untuk mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan sekaligus menjaga citra sebagai beranda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Timor-Leste.

Untuk memuluskan rencana tersebut, digelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen RIPS di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Rabu (21/10/2026).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu, Riene Bere Baria, S.T., yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah dan wajah Indonesia di kawasan perbatasan.

“Kebersihan kawasan perkotaan, perdesaan, pasar, hingga pintu masuk negara tidak hanya mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian dari wajah Indonesia di wilayah perbatasan. Kita tidak bisa main-main dengan ini,” tegasnya.

Bersama tim ahli Universitas Nusa Cendana (Undana), penyusunan RIPS diarahkan untuk mengubah pola pengelolaan sampah dari sekadar kumpul, angkut, dan buang menjadi sistem yang mengutamakan pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, daur ulang, dan pengomposan.

Riene menekankan pentingnya perencanaan yang realistis, berbasis data akurat, serta sesuai dengan karakteristik wilayah perkotaan, perdesaan, dan perbatasan. Teknologi yang digunakan juga harus efektif, terjangkau, dan mudah dirawat dalam jangka panjang.

Ia berharap dokumen RIPS menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan, pengalokasian anggaran, pembangunan infrastruktur persampahan, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Melalui perencanaan hingga 2046, Pemkab Belu berkomitmen membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan demi mewujudkan Belu yang bersih, sehat, dan menjadi cerminan positif Indonesia di beranda NKRI.

FGD ini melibatkan unsur Forkopimda, perwakilan Yonif 744/SYB dan Satgas Pamtas RI–RDTL, instansi vertikal, camat, lurah, serta tim ahli Undana. (*)

Editor: Ferdy Talok